Benmer.wikiBetaCari tokoh, kasus, atau lembaga…⌘K
TokohLembagaPartaiKasus / peristiwaTerpidanaDitahanPenangguhan penahananMeninggal duniaDugaan (belum terbukti)Benang merah

Arahkan ke lingkaran untuk melihat hubungannya · klik untuk detail

Kasus / peristiwa

Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)

Laporkan

Ringkasan

Dirangkum hanya dari sumber yang dipublikasikan. Status tersangka atau penahanan bukan putusan bersalah. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Penafian

Hubungan7 hubungan langsung · 5 dugaan

Kasus & hukum

Sisprian SubiaksonoMantan Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sisprian Subiaksono diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta sebagai terdakwa suap pengaturan jalur barang impor; jaksa membacakan tuntutan pada 16 Oktober 2026.Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumber
Dugaan · belum terbuktiKlaim, tuduhan, atau proses hukum yang belum diputus pengadilan. Tanggapan dan bantahan yang dilaporkan dicantumkan di bawah.
TanggapanSumber yang dikutip tidak memuat tanggapan.
  1. 4
    Kompas.com17 Okt 2026

    Tuntutan Penjara untuk Tiga Pejabat Bea Cukai yang Terjerat Suap-Gratifikasi

    Ketiga terdakwa tersebut yakni mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Rizal, mantan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sisprian Subiaksono, serta mantan Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan.

    Baca sumber ↗
  2. 8
    Kumparan3 Jul 2026

    3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Total Rp 78,8 M

    Sisprian Subiaksono selaku Kasubdit Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai; dan

    Baca sumber ↗
  3. 6
    Liputan621 Jul 2026

    KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai

    ditetapkan sebagai terdakwa karena menerima suap serta gratifikasi dengan nilai total mencapai Rp 78,8 miliar. Yakni Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026; Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen (Kasubdit) P2 DJBC; dan Orlando Hamonangan (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) DJBC. Jaksa KPK mendakwa Rizal, Sisprian, dan Orlando menerima suap sebesar Rp 61,7 miliar dari pihak Blueray Cargo (Grup)

    Baca sumber ↗
Buka halaman
Djaka Budhi UtamaDalam sidang kasus dugaan suap importasi di Bea Cukai, jaksa KPK mengungkap aliran dana Rp21 miliar dari pemilik PT Blueray Cargo, John Field, kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama, dan John Field membenarkannya. Djaka Budhi Utama bukan terdakwa dalam perkara ini.Dugaan: belum terbukti di pengadilan2 sumber
Dugaan · belum terbuktiKlaim, tuduhan, atau proses hukum yang belum diputus pengadilan. Tanggapan dan bantahan yang dilaporkan dicantumkan di bawah.
TanggapanDjaka Budhi Utama enggan berkomentar banyak dan meminta semua pihak mengikuti perkembangan di persidangan.
  1. 9
    Detik12 Jun 2026

    Jaksa Ungkap Aliran Duit Rp 21 M dari Bos Blueray ke Dirjen Bea Cukai

    Bos Blueray John Field mengakui memberikan uang total Rp 21 miliar untuk Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi Utama. John mengatakan duit untuk Djaka diberikan dalam amplop berkode BC1. Rincian uang untuk Djaka itu dibacakan jaksa KPK saat memeriksa John Field sebagai terdakwa kasus dugaan suap importasi barang

    Baca sumber ↗
  2. 10
    Kompas.com12 Jun 2026

    Jaksa Ungkap Aliran Suap Rp 21 M ke Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

    Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengungkap aliran dana Rp 21 miliar yang diberikan pemilik PT Blueray Cargo, John Field, kepada Dirjen Bea Cukai, Djaka Budhi Utama.

    Baca sumber ↗
Buka halaman
John FieldPengadilan Tipikor Jakarta memvonis bersalah John Field, pemilik PT Blueray Cargo, karena menyuap pejabat Bea Cukai (putusan Juli 2026).2 sumber
  1. 3
    Detik28 Okt 2026

    Geledah PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus, KPK Usut Dugaan soal Pita Cukai

    Dalam kasus dugaan suap terkait importasi di Bea Cukai ini, total ada delapan orang tersangka dan terdakwa yang diproses hukum. Seiring dengan berjalannya proses hukum, tiga pihak Blueray Cargo telah dijatuhi vonis oleh hakim. Berikut ini vonisnya:1. John Field: 3 tahun penjara

    Baca sumber ↗
  2. 7
    Hukumonline10 Jul 2026

    Alasan John Field Dihukum Lebih Ringan: Ada Peran Pejabat Bea Cukai

    John Field, selaku pemilik Blueray Cargo misalnya, divonis 2 tahun penjara dan denda Rp300 juta. Hukuman ini sedikit lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang memintanya untuk dipidana selama 3 tahun subsider 100 hari kurungan. Lalu, dua petinggi Blueray Cargo lainnya, yaitu Dedy Kurniawan Sukolo dan Andri, masing-masing divonis satu tahun enam bulan penjara serta denda Rp200 juta subsider pidana pengganti selama 80 hari kurungan.

    Baca sumber ↗
Buka halaman
Deddy Kurniawan SukoloPengadilan Tipikor Jakarta memvonis bersalah Deddy Kurniawan Sukolo, Manajer Operasional PT Blueray Cargo, karena menyuap pejabat Bea Cukai (putusan Juli 2026).2 sumber
  1. 3
    Detik28 Okt 2026

    Geledah PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus, KPK Usut Dugaan soal Pita Cukai

    Dalam kasus dugaan suap terkait importasi di Bea Cukai ini, total ada delapan orang tersangka dan terdakwa yang diproses hukum. Seiring dengan berjalannya proses hukum, tiga pihak Blueray Cargo telah dijatuhi vonis oleh hakim. Berikut ini vonisnya:1. John Field: 3 tahun penjara dan denda sejumlah Rp 300 juta subsider 100 hari pidana kurungan.2. Deddy Kurniawan Sukolo: 2,5 tahun penjara

    Baca sumber ↗
  2. 7
    Hukumonline10 Jul 2026

    Alasan John Field Dihukum Lebih Ringan: Ada Peran Pejabat Bea Cukai

    John Field, selaku pemilik Blueray Cargo misalnya, divonis 2 tahun penjara dan denda Rp300 juta. Hukuman ini sedikit lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang memintanya untuk dipidana selama 3 tahun subsider 100 hari kurungan. Lalu, dua petinggi Blueray Cargo lainnya, yaitu Dedy Kurniawan Sukolo dan Andri, masing-masing divonis satu tahun enam bulan penjara serta denda Rp200 juta subsider pidana pengganti selama 80 hari kurungan.

    Baca sumber ↗
Buka halaman
Gatot Heroe HernandaKPK menetapkan Kepala KPP Bea dan Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan suap importasi di Bea Cukai dan menahannya pada 26 Agustus 2026.Dugaan: belum terbukti di pengadilan2 sumber
Dugaan · belum terbuktiKlaim, tuduhan, atau proses hukum yang belum diputus pengadilan. Tanggapan dan bantahan yang dilaporkan dicantumkan di bawah.
TanggapanGatot tidak menyampaikan sepatah kata pun kepada wartawan saat digiring ke mobil tahanan (Kumparan, 26 Agustus 2026).
  1. 3
    Detik28 Okt 2026

    Geledah PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus, KPK Usut Dugaan soal Pita Cukai

    KPK sendiri telah menerbitkan dua surat perintah penyidikan baru dari pengembangan perkara ini. Satu sprindik sudah dengan penetapan tersangka, yakni pejabat Bea Cukai Gatot Heroe, sedangkan satu sprindik lainnya bersifat umum dan belum ada penetapan tersangka. Dalam kasus dugaan suap terkait importasi di Bea Cukai ini

    Baca sumber ↗
  2. 5
    Kumparan26 Agu 2026

    KPK Tahan Pejabat Bea Cukai Gatot Heroe

    KPK menahan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP) Bea dan Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda, setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Rabu (26/8).

    Baca sumber ↗
Buka halaman
Ahmad DediKPK pada 30 Oktober 2026 mengumumkan bahwa Ahmad Dedi alias Dedi Congor, pejabat fungsional Bea Cukai Madya di Ditjen Bea dan Cukai, telah ditetapkan sebagai tersangka per September 2026 dalam pengembangan kasus suap dan gratifikasi di lingkungan Bea dan Cukai, menurut Kumparan dan Antara.Dugaan: belum terbukti di pengadilan2 sumber
Dugaan · belum terbuktiKlaim, tuduhan, atau proses hukum yang belum diputus pengadilan. Tanggapan dan bantahan yang dilaporkan dicantumkan di bawah.
TanggapanSumber yang dikutip tidak memuat tanggapan.
  1. 1
    Kumparan30 Okt 2026

    KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

    KPK menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

    Baca sumber ↗
  2. 2
    Antara30 Okt 2026

    KPK tetapkan Ahmad Dedi sebagai tersangka kasus Bea Cukai

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan penetapan pejabat fungsional Bea Cukai Madya pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Ahmad Dedi alias Dedi Congor (AD) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.

    Baca sumber ↗
Buka halaman
Orlando HamonanganMantan Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta sebagai terdakwa suap pengaturan jalur barang impor; jaksa membacakan tuntutan pada 16 Oktober 2026.Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumber
Dugaan · belum terbuktiKlaim, tuduhan, atau proses hukum yang belum diputus pengadilan. Tanggapan dan bantahan yang dilaporkan dicantumkan di bawah.
TanggapanSumber yang dikutip tidak memuat tanggapan.
  1. 4
    Kompas.com17 Okt 2026

    Tuntutan Penjara untuk Tiga Pejabat Bea Cukai yang Terjerat Suap-Gratifikasi

    Ketiga terdakwa tersebut yakni mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Rizal, mantan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sisprian Subiaksono, serta mantan Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan.

    Baca sumber ↗
  2. 8
    Kumparan3 Jul 2026

    3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Total Rp 78,8 M

    Orlando Hamonangan Sianipar selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    Baca sumber ↗
  3. 6
    Liputan621 Jul 2026

    KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai

    ditetapkan sebagai terdakwa karena menerima suap serta gratifikasi dengan nilai total mencapai Rp 78,8 miliar. Yakni Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026; Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen (Kasubdit) P2 DJBC; dan Orlando Hamonangan (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) DJBC. Jaksa KPK mendakwa Rizal, Sisprian, dan Orlando menerima suap sebesar Rp 61,7 miliar dari pihak Blueray Cargo (Grup)

    Baca sumber ↗
Buka halaman

Linimasa

2026

  1. Ahmad Dedi tersangka Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)

    Dugaan: belum terbukti di pengadilan2 sumber
  2. John Field terpidana Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)

  3. Deddy Kurniawan terpidana Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)

  4. Gatot Heroe tersangka Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)

    Dugaan: belum terbukti di pengadilan2 sumber
  5. Sisprian Subiaksono terdakwa Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)

    Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumber
  6. Orlando Hamonangan terdakwa Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)

    Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumber
  7. Djaka Budhi disebut menerima Rp21 miliar dalam sidang Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)

    Dugaan: belum terbukti di pengadilan2 sumber

Sumber10 sumber dari 6 penerbit

  1. 1
    KumparanMedia massa30 Okt 2026Grup Kumparan

    KPK Tetapkan Dedi Congor sebagai Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

    Baca sumber ↗
  2. 2
    AntaraKantor berita30 Okt 2026Grup LKBN Antara

    KPK tetapkan Ahmad Dedi sebagai tersangka kasus Bea Cukai

    Baca sumber ↗
  3. 3
    DetikMedia massa28 Okt 2026Grup CT Corp

    Geledah PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus, KPK Usut Dugaan soal Pita Cukai

    Baca sumber ↗
  4. 4
    Kompas.comMedia massa17 Okt 2026Grup Kompas Gramedia

    Tuntutan Penjara untuk Tiga Pejabat Bea Cukai yang Terjerat Suap-Gratifikasi

    Baca sumber ↗
  5. 5
    KumparanMedia massa26 Agu 2026Grup Kumparan

    KPK Tahan Pejabat Bea Cukai Gatot Heroe

    Baca sumber ↗
  6. 6
    Liputan6Media massa21 Jul 2026Grup Emtek

    KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai

    Baca sumber ↗
  7. 7
    HukumonlineMedia massa10 Jul 2026Grup PT Justika Siar Publika

    Alasan John Field Dihukum Lebih Ringan: Ada Peran Pejabat Bea Cukai

    Baca sumber ↗
  8. 8
    KumparanMedia massa3 Jul 2026Grup Kumparan

    3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Total Rp 78,8 M

    Baca sumber ↗
  9. 9
    DetikMedia massa12 Jun 2026Grup CT Corp

    Jaksa Ungkap Aliran Duit Rp 21 M dari Bos Blueray ke Dirjen Bea Cukai

    Baca sumber ↗
  10. 10
    Kompas.comMedia massa12 Jun 2026Grup Kompas Gramedia

    Jaksa Ungkap Aliran Suap Rp 21 M ke Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

    Baca sumber ↗

Terakhir diperiksa 30 Okt 2026: tanggal terakhir kami mencari laporan baru tentang entri ini. Ini bukan jaminan tidak ada yang terlewat.