Benmer.wikiBetaCari tokoh, kasus, atau lembaga…⌘K
TokohLembagaPartaiKasus / peristiwaTerpidanaDitahanPenangguhan penahananMeninggal duniaDugaan (belum terbukti)Benang merah

Arahkan ke lingkaran untuk melihat hubungannya · klik untuk detail

Tokoh

Orlando Hamonangan

mantan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Ditjen Bea dan Cukai

  • Ditahan sejak 5 Feb 2026
  • Belum ada putusan pengadilan
Laporkan

Ringkasan

Dirangkum hanya dari sumber yang dipublikasikan. Status tersangka atau penahanan bukan putusan bersalah. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Penafian

Hubungan1 hubungan langsung · 1 dugaan

Kasus & hukum

Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)Mantan Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta sebagai terdakwa suap pengaturan jalur barang impor; jaksa membacakan tuntutan pada 16 Oktober 2026.Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumber
Dugaan · belum terbuktiKlaim, tuduhan, atau proses hukum yang belum diputus pengadilan. Tanggapan dan bantahan yang dilaporkan dicantumkan di bawah.
TanggapanSumber yang dikutip tidak memuat tanggapan.
  1. 1
    Kompas.com17 Okt 2026

    Tuntutan Penjara untuk Tiga Pejabat Bea Cukai yang Terjerat Suap-Gratifikasi

    Ketiga terdakwa tersebut yakni mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Rizal, mantan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Sisprian Subiaksono, serta mantan Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Orlando Hamonangan.

    Baca sumber ↗
  2. 3
    Kumparan3 Jul 2026

    3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Total Rp 78,8 M

    Orlando Hamonangan Sianipar selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    Baca sumber ↗
  3. 2
    Liputan621 Jul 2026

    KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai

    ditetapkan sebagai terdakwa karena menerima suap serta gratifikasi dengan nilai total mencapai Rp 78,8 miliar. Yakni Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026; Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen (Kasubdit) P2 DJBC; dan Orlando Hamonangan (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) DJBC. Jaksa KPK mendakwa Rizal, Sisprian, dan Orlando menerima suap sebesar Rp 61,7 miliar dari pihak Blueray Cargo (Grup)

    Baca sumber ↗
Buka halaman

Linimasa

2026

  1. Orlando Hamonangan terdakwa Kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Blueray Cargo)

    Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumber

Sumber3 sumber dari 3 penerbit

  1. 1
    Kompas.comMedia massa17 Okt 2026Grup Kompas Gramedia

    Tuntutan Penjara untuk Tiga Pejabat Bea Cukai yang Terjerat Suap-Gratifikasi

    Baca sumber ↗
  2. 2
    Liputan6Media massa21 Jul 2026Grup Emtek

    KPK Terbitkan 2 Sprindik Baru Kasus Suap Bea Cukai

    Baca sumber ↗
  3. 3
    KumparanMedia massa3 Jul 2026Grup Kumparan

    3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Total Rp 78,8 M

    Baca sumber ↗

Tanggal terakhir kami mencari laporan baru tentang entri ini. Ini bukan jaminan tidak ada yang terlewat.