Benmer.wikiBetaSearch people, cases or organisations…⌘K
PersonOrganisationPartyCase / eventConvictedDetainedDetention suspendedDeceasedAllegation (not proven)Benang merah

Point at a circle to see its connections · click for details

Case / event

dana siap pakai bencana BNPB

Report

Summary

Summaries and quotes are in Indonesian, as in the sources.

Summarised only from published sources. Being named a suspect or detained is not a guilty verdict. Everyone is presumed innocent until a final and binding court verdict. Disclaimer

Connections9 direct connections · 5 allegations

Cases & law

Sri EndangKPK memeriksa Sri Endang, komisaris PT Alfa Pranata Yudha, sebagai saksi pada 29 Oktober 2026 dalam kasus dugaan korupsi penggunaan dana siap pakai kebencanaan di BNPB, menurut Kompas.com dan Detik.2 sources
  1. 2
    Kompas.com29 Oct 2026

    KPK Dalami Konflik Kepentingan Terkait Ipar Eks Kepala BNPB

    Sri Endang diperiksa KPK dalam kapasitasnya sebagai Komisaris PT Alfa Pranata Yudha.

    Read source ↗
  2. 1
    Detik29 Oct 2026

    KPK Periksa Istri Adik Eks Kepala BNPB Jadi Saksi Kasus Korupsi Dana Bencana

    Istri Bima bernama Sri Endang (SE) diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi pada perkara ini.

    Read source ↗
Open page
Prastato HendarsantoPrastato Hendarsanto diperiksa sebagai saksi dalam perkara korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB pada Rabu (28/10/2026).2 sources
  1. 4
    Liputan628 Oct 2026

    KPK Periksa 4 Saksi soal Dugaan Imbalan Swasta di Kasus BNPB

    Dugaan tersebut berkaitan dengan perkara korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB periode 2024-2026. Pendalaman dilakukan melalui pemeriksaan terhadap empat saksi pada Rabu (28/10/2026). Mereka adalah Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto, ASN BNPB Kastelia Medina, serta Analis Kebencanaan Ahli Madya sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DSP BNPB Yustam Syahril dan Prastato Hendarsanto.

    Read source ↗
  2. 5
    Kompas.com28 Oct 2026

    KPK Panggil Direktur, Analis hingga ASN BNPB Jadi Saksi Kasus Korupsi Dana Bencana

    Adapun saksi-saksi dari BNPB yang dipanggil KPK adalah Agus Riyanto selaku Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB; Yustam Syahril selaku Analis Kebencanaan Ahli Madya/PPK DSP BNPB; Prastato Hendarsanto selaku Analis Kebencanaan Ahli Madya/PPK DSP BNPB; dan Kastelia Medina selaku ASN BNPB.

    Read source ↗
Open page
Yustam SyahrilYustam Syahril, Analis Kebencanaan Ahli Madya sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DSP BNPB, diperiksa sebagai saksi dalam perkara korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB pada Rabu (28/10/2026).2 sources
  1. 4
    Liputan628 Oct 2026

    KPK Periksa 4 Saksi soal Dugaan Imbalan Swasta di Kasus BNPB

    Dugaan tersebut berkaitan dengan perkara korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB periode 2024-2026. Pendalaman dilakukan melalui pemeriksaan terhadap empat saksi pada Rabu (28/10/2026). Mereka adalah Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto, ASN BNPB Kastelia Medina, serta Analis Kebencanaan Ahli Madya sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DSP BNPB Yustam Syahril

    Read source ↗
  2. 5
    Kompas.com28 Oct 2026

    KPK Panggil Direktur, Analis hingga ASN BNPB Jadi Saksi Kasus Korupsi Dana Bencana

    Adapun saksi-saksi dari BNPB yang dipanggil KPK adalah Agus Riyanto selaku Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB; Yustam Syahril selaku Analis Kebencanaan Ahli Madya/PPK DSP BNPB; Prastato Hendarsanto selaku Analis Kebencanaan Ahli Madya/PPK DSP BNPB; dan Kastelia Medina selaku ASN BNPB.

    Read source ↗
Open page
Agus RiyantoAgus Riyanto, Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB, diperiksa sebagai saksi dalam perkara korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB pada Rabu (28/10/2026).2 sources
  1. 4
    Liputan628 Oct 2026

    KPK Periksa 4 Saksi soal Dugaan Imbalan Swasta di Kasus BNPB

    Dugaan tersebut berkaitan dengan perkara korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB periode 2024-2026. Pendalaman dilakukan melalui pemeriksaan terhadap empat saksi pada Rabu (28/10/2026). Mereka adalah Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto

    Read source ↗
  2. 3
    Detik28 Oct 2026

    KPK Cecar Direktur BNPB terkait Pemberian dari Swasta di Kasus Dana Bencana

    KPK selesai memeriksa Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB, Agus Riyanto. KPK mencecar Agus terkait dugaan pemberian dari pihak swasta kepada pejabat BNPB di kasus penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan.

    Read source ↗
Open page
Gery PrasetiawanMenurut KPK, Gery Prasetiawan, Direktur PT TLS, menjadi tersangka klaster kedua dugaan suap pengadaan menggunakan dana siap pakai bencana BNPB.Allegation: not proven in court3 sources
Allegation · not proven in courtA claim, accusation or legal proceeding no court has ruled on. Reported responses and denials are listed below.
ResponseThe cited sources include no response.
  1. 6
    Detik27 Oct 2026

    7 Jam Diperiksa KPK, Sestama BNPB Ngaku Serahkan Dokumen ke Penyidik

    Pada klaster kedua, KPK menduga ada suap yang diberikan pihak swasta selaku vendor dalam pengadaan menggunakan dana siap pakai bencana. Ada empat orang yang menjadi tersangka dalam kasus klaster kedua ini, yakni: 1. Richard Erlangga (RIC) selaku Tenaga Ahli Kepala BNPB saat itu2. Gabriel Purwaka Sigit (GPS) selaku Kepala sekaligus PPK pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB;3. Syifa Nrika Ghifarin (SNG) selaku pihak swasta4. Gery Prasetiawan (GER) selaku pihak swasta.

    Read source ↗
  2. 9
    Antara16 Oct 2026

    KPK ungkap identitas dan peran lima tersangka kasus dana BNPB

    Tiga tersangka lainnya adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) sekaligus Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit (GPS), Direktur PT TLS Gery Prasetiawan (GER)

    Read source ↗
  3. 11
    Katadata15 Oct 2026

    Korupsi Dana Darurat Bencana BNPB Diduga Sejak 2022, Ini Temuan KPK

    Pada 14 Oktober, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang anggarannya diduga bersumber dari dana siap pakai BNPB. Kelima tersangka tersebut adalah Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Suharyanto; Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB; Gabriel Purwaka Sigit, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB; serta Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan dari pihak swasta.

    Read source ↗
Open page
Bima SetiawanKPK menetapkan tenaga ahli sekaligus adik Suharyanto, Bima Setiawan, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana siap pakai bencana BNPB.Allegation: not proven in court4 sources
Allegation · not proven in courtA claim, accusation or legal proceeding no court has ruled on. Reported responses and denials are listed below.
ResponseThe cited sources include no response.
  1. 8
    Detik23 Oct 2026

    KPK Sita Mobil BMW hingga BYD dari Tersangka Korupsi Dana Bencana BNPB

    KPK telah menetapkan tenaga ahli sekaligus adik Suharyanto, Bima Setiawan, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana siap pakai bencana BNPB

    Read source ↗
  2. 9
    Antara16 Oct 2026

    KPK ungkap identitas dan peran lima tersangka kasus dana BNPB

    Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, menyebut dua tersangka merupakan Tenaga Ahli Kepala BNPB, yakni Bima Setiawan (BMS) dan Richard Erlangga (RIC).

    Read source ↗
  3. 10
    Liputan616 Oct 2026

    KPK Tetapkan 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

    Dalam perkara ini, KPK menyangkakan Bima Setiawan melanggar Pasal 12 huruf i Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    Read source ↗
  4. 11
    Katadata15 Oct 2026

    Korupsi Dana Darurat Bencana BNPB Diduga Sejak 2022, Ini Temuan KPK

    Pada 14 Oktober, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang anggarannya diduga bersumber dari dana siap pakai BNPB. Kelima tersangka tersebut adalah Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Suharyanto; Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB; Gabriel Purwaka Sigit, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB; serta Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan dari pihak swasta.

    Read source ↗
Open page
Syifa Nrika GhifarinMenurut KPK, Syifa Nrika Ghifarin selaku pihak swasta menjadi tersangka klaster kedua dugaan suap pengadaan menggunakan dana siap pakai bencana.Allegation: not proven in court3 sources
Allegation · not proven in courtA claim, accusation or legal proceeding no court has ruled on. Reported responses and denials are listed below.
ResponseThe cited sources include no response.
  1. 6
    Detik27 Oct 2026

    7 Jam Diperiksa KPK, Sestama BNPB Ngaku Serahkan Dokumen ke Penyidik

    Pada klaster kedua, KPK menduga ada suap yang diberikan pihak swasta selaku vendor dalam pengadaan menggunakan dana siap pakai bencana. Ada empat orang yang menjadi tersangka dalam kasus klaster kedua ini, yakni: 1. Richard Erlangga (RIC) selaku Tenaga Ahli Kepala BNPB saat itu2. Gabriel Purwaka Sigit (GPS) selaku Kepala sekaligus PPK pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB;3. Syifa Nrika Ghifarin (SNG) selaku pihak swasta4. Gery Prasetiawan (GER) selaku pihak swasta.

    Read source ↗
  2. 9
    Antara16 Oct 2026

    KPK ungkap identitas dan peran lima tersangka kasus dana BNPB

    Tiga tersangka lainnya adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) sekaligus Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit (GPS), Direktur PT TLS Gery Prasetiawan (GER), serta Syifa Nrika Ghifarin (SNG), pihak swasta dari perusahaan yang berbeda dengan Gery.

    Read source ↗
  3. 11
    Katadata15 Oct 2026

    Korupsi Dana Darurat Bencana BNPB Diduga Sejak 2022, Ini Temuan KPK

    Pada 14 Oktober, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang anggarannya diduga bersumber dari dana siap pakai BNPB. Kelima tersangka tersebut adalah Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Suharyanto; Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB; Gabriel Purwaka Sigit, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB; serta Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan dari pihak swasta.

    Read source ↗
Open page
Richard ErlanggaMenurut KPK, Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB saat itu, menjadi tersangka klaster kedua dugaan suap pengadaan menggunakan dana siap pakai bencana.Allegation: not proven in court3 sources
Allegation · not proven in courtA claim, accusation or legal proceeding no court has ruled on. Reported responses and denials are listed below.
ResponseThe cited sources include no response.
  1. 6
    Detik27 Oct 2026

    7 Jam Diperiksa KPK, Sestama BNPB Ngaku Serahkan Dokumen ke Penyidik

    Pada klaster kedua, KPK menduga ada suap yang diberikan pihak swasta selaku vendor dalam pengadaan menggunakan dana siap pakai bencana. Ada empat orang yang menjadi tersangka dalam kasus klaster kedua ini, yakni: 1. Richard Erlangga (RIC) selaku Tenaga Ahli Kepala BNPB saat itu2. Gabriel Purwaka Sigit (GPS) selaku Kepala sekaligus PPK pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB;3. Syifa Nrika Ghifarin (SNG) selaku pihak swasta4. Gery Prasetiawan (GER) selaku pihak swasta.

    Read source ↗
  2. 9
    Antara16 Oct 2026

    KPK ungkap identitas dan peran lima tersangka kasus dana BNPB

    Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, menyebut dua tersangka merupakan Tenaga Ahli Kepala BNPB, yakni Bima Setiawan (BMS) dan Richard Erlangga (RIC).

    Read source ↗
  3. 11
    Katadata15 Oct 2026

    Korupsi Dana Darurat Bencana BNPB Diduga Sejak 2022, Ini Temuan KPK

    Pada 14 Oktober, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang anggarannya diduga bersumber dari dana siap pakai BNPB. Kelima tersangka tersebut adalah Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Suharyanto; Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB; Gabriel Purwaka Sigit, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB; serta Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan dari pihak swasta.

    Read source ↗
Open page
Gabriel Purwaka SigitKPK menetapkan pejabat pembuat komitmen sekaligus Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana siap pakai bencana BNPB.Allegation: not proven in court4 sources
Allegation · not proven in courtA claim, accusation or legal proceeding no court has ruled on. Reported responses and denials are listed below.
ResponseThe cited sources include no response.
  1. 7
    Liputan623 Oct 2026

    Penampakan 4 Mobil Sitaan KPK di Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

    Kelima tersangka tersebut adalah Bima Setiawan (BMS), selaku tenaga ahli Kepala BNPB sekaligus adik mantan Kepala BNPB; Richard Erlangga (RIC), selaku tenaga ahli Kepala BNPB saat itu; serta Gabriel Purwaka Sigit (GPS), selaku kepala sekaligus pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB

    Read source ↗
  2. 9
    Antara16 Oct 2026

    KPK ungkap identitas dan peran lima tersangka kasus dana BNPB

    Tiga tersangka lainnya adalah pejabat pembuat komitmen (PPK) sekaligus Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit (GPS), Direktur PT TLS Gery Prasetiawan (GER), serta Syifa Nrika Ghifarin (SNG), pihak swasta dari perusahaan yang berbeda dengan Gery.

    Read source ↗
  3. 10
    Liputan616 Oct 2026

    KPK Tetapkan 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

    Kepada Gabriel Purwaka Sigit selaku pihak yang diduga menerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b dan Pasal 12B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    Read source ↗
  4. 11
    Katadata15 Oct 2026

    Korupsi Dana Darurat Bencana BNPB Diduga Sejak 2022, Ini Temuan KPK

    Pada 14 Oktober, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang anggarannya diduga bersumber dari dana siap pakai BNPB. Kelima tersangka tersebut adalah Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Suharyanto; Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB; Gabriel Purwaka Sigit, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB; serta Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan dari pihak swasta.

    Read source ↗
Open page

Timeline

2026

  1. Sri Endang · Witness · dana siap pakai bencana BNPB

  2. Prastato Hendarsanto · Witness · dana siap pakai bencana BNPB

  3. Yustam Syahril · Witness · dana siap pakai bencana BNPB

  4. Agus Riyanto · Witness · dana siap pakai bencana BNPB

  5. Gery Prasetiawan · Suspect · dana siap pakai bencana BNPB

    Allegation: not proven in court3 sources
  6. Syifa Nrika · Suspect · dana siap pakai bencana BNPB

    Allegation: not proven in court3 sources
  7. Richard Erlangga · Suspect · dana siap pakai bencana BNPB

    Allegation: not proven in court3 sources
  8. Bima Setiawan · Suspect · dana siap pakai bencana BNPB

    Allegation: not proven in court4 sources
  9. Gabriel Purwaka · Suspect · dana siap pakai bencana BNPB

    Allegation: not proven in court4 sources

Sources11 sources from 5 publishers

  1. 1
    DetikNews outlet29 Oct 2026CT Corp group

    KPK Periksa Istri Adik Eks Kepala BNPB Jadi Saksi Kasus Korupsi Dana Bencana

    Read source ↗
  2. 2
    Kompas.comNews outlet29 Oct 2026Kompas Gramedia group

    KPK Dalami Konflik Kepentingan Terkait Ipar Eks Kepala BNPB

    Read source ↗
  3. 3
    DetikNews outlet28 Oct 2026CT Corp group

    KPK Cecar Direktur BNPB terkait Pemberian dari Swasta di Kasus Dana Bencana

    Read source ↗
  4. 4
    Liputan6News outlet28 Oct 2026Emtek group

    KPK Periksa 4 Saksi soal Dugaan Imbalan Swasta di Kasus BNPB

    Read source ↗
  5. 5
    Kompas.comNews outlet28 Oct 2026Kompas Gramedia group

    KPK Panggil Direktur, Analis hingga ASN BNPB Jadi Saksi Kasus Korupsi Dana Bencana

    Read source ↗
  6. 6
    DetikNews outlet27 Oct 2026CT Corp group

    7 Jam Diperiksa KPK, Sestama BNPB Ngaku Serahkan Dokumen ke Penyidik

    Read source ↗
  7. 7
    Liputan6News outlet23 Oct 2026Emtek group

    Penampakan 4 Mobil Sitaan KPK di Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

    Read source ↗
  8. 8
    DetikNews outlet23 Oct 2026CT Corp group

    KPK Sita Mobil BMW hingga BYD dari Tersangka Korupsi Dana Bencana BNPB

    Read source ↗
  9. 9
    AntaraNews agency16 Oct 2026LKBN Antara group

    KPK ungkap identitas dan peran lima tersangka kasus dana BNPB

    Read source ↗
  10. 10
    Liputan6News outlet16 Oct 2026Emtek group

    KPK Tetapkan 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB

    Read source ↗
  11. 11
    KatadataNews outlet15 Oct 2026Katadata group

    Korupsi Dana Darurat Bencana BNPB Diduga Sejak 2022, Ini Temuan KPK

    Read source ↗

The date we last searched for new reports about this entry. It is no guarantee that nothing was missed.