Ringkasan
Dirangkum hanya dari sumber yang dipublikasikan. Status tersangka atau penahanan bukan putusan bersalah. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Penafian
Hubungan4 hubungan langsung · 1 dugaan
Kasus & hukum
Kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor (2026)Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN Lampri adalah salah satu dari delapan tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.
- 2Kumparan18 Sep 2026
KPK Sita SHGB hingga Dokumen Keuangan saat Geledah Kantor Summarecon di Jaktim
Kedelapan tersangka tersebut yakni Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Direktur Utama Summarecon Adrianto Pitojo Adi. Kemudian pihak swasta yakni, Arif Sugiyanto dan Fahd El Fouz, Erwin, Muhammad Fakhry, serta Rizal Pahlevi.
Baca sumber ↗ - 4Antara15 Sep 2026
KPK tahan Fahd Arafiq hingga Presdir Summarecon
Sontang juga tampak memimpin rombongan tersangka menuju mobil tahanan KPK. Adapun dia mengenakan rompi bernomor 232. Berikutnya, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengenakan rompi orange dengan nomor rompi 218, dan Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lampri dengan nomor rompi 163.
Baca sumber ↗
Politik & jabatan
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan NasionalLampri adalah Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN.
- 1Detik29 Okt 2026
KPK Cecar Bos Summarecon soal Alur Suap Terkait HGB ke Kakantah Bogor
Lampri (LMP) selaku Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN
Baca sumber ↗
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan NasionalLampri adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN.
- 4Antara15 Sep 2026
KPK tahan Fahd Arafiq hingga Presdir Summarecon
Berikutnya, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengenakan rompi orange dengan nomor rompi 218, dan Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Lampri dengan nomor rompi 163.
Baca sumber ↗
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan NasionalLampri adalah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN.
- 3Detik16 Sep 2026
KPK Sebut Fahd Arafiq 'Residivis': Kita Akan Maksimalkan Hukuman
Lampri (LMP) sebagai Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN
Baca sumber ↗ - 5Detik15 Sep 2026
Dirjen ATR hingga Presdir Summarecon, Ini Daftar 8 Tersangka OTT Suap HGB
Lampri (LMP) selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN
Baca sumber ↗
Linimasa
2026
Lampri dirjen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Lampri tersangka Kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor (2026)
Dugaan: belum terbukti di pengadilan2 sumberLampri direktur Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Lampri direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Sumber5 sumber dari 3 penerbit
- 1DetikMedia massa29 Okt 2026Grup CT Corp
KPK Cecar Bos Summarecon soal Alur Suap Terkait HGB ke Kakantah Bogor
Baca sumber ↗ - 2KumparanMedia massa18 Sep 2026Grup Kumparan
KPK Sita SHGB hingga Dokumen Keuangan saat Geledah Kantor Summarecon di Jaktim
Baca sumber ↗ - 3DetikMedia massa16 Sep 2026Grup CT Corp
KPK Sebut Fahd Arafiq 'Residivis': Kita Akan Maksimalkan Hukuman
Baca sumber ↗ - 4AntaraKantor berita15 Sep 2026Grup LKBN Antara
KPK tahan Fahd Arafiq hingga Presdir Summarecon
Baca sumber ↗ - 5DetikMedia massa15 Sep 2026Grup CT Corp
Dirjen ATR hingga Presdir Summarecon, Ini Daftar 8 Tersangka OTT Suap HGB
Baca sumber ↗
Terakhir diperiksa 28 Okt 2026: tanggal terakhir kami mencari laporan baru tentang entri ini. Ini bukan jaminan tidak ada yang terlewat.