Ringkasan
Dirangkum hanya dari sumber yang dipublikasikan. Status tersangka atau penahanan bukan putusan bersalah. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Penafian
Hubungan2 hubungan langsung · 1 dugaan
Kasus & hukum
Kasus pemerasan izin tinggal WNA di Ditjen Imigrasi (2021–2026)KPK menetapkan Jaya Saputra, Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Ditjen Imigrasi yang kemudian menjabat Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Jawa Barat, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal warga negara asing, menurut Antara dan Kumparan.
- 2Antara30 Sep 2026
Pemeriksaan tersangka Jaya Saputra
KPK memeriksa Jaya Saputra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal WNA di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi yang juga menjerat mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim.
Baca sumber ↗ - 1Kumparan29 Okt 2026
Uang Klik, Saham Rp 31 M, hingga Kuliah S3: Isi Dakwaan Silmy Karim
KPK menetapkan delapan tersangka, di antaranya Plt Dirjen Imigrasi 2024–2025 Saffar Muhammad Godam dan Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Jaya Saputra.
Baca sumber ↗
Politik & jabatan
Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa BaratJaya Saputra adalah Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat.
- 3Liputan69 Jun 2026
KPK Dalami Komunikasi Silmy Karim dengan Bos Kampung Rusia
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra
Baca sumber ↗
Linimasa
2026
Jaya Saputra tersangka Kasus pemerasan izin tinggal WNA di Ditjen Imigrasi (2021–2026)
Dugaan: belum terbukti di pengadilan2 sumberJaya Saputra kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Barat
Sumber3 sumber dari 3 penerbit
- 1KumparanMedia massa29 Okt 2026Grup Kumparan
Uang Klik, Saham Rp 31 M, hingga Kuliah S3: Isi Dakwaan Silmy Karim
Baca sumber ↗ - 2
- 3Liputan6Media massa9 Jun 2026Grup Emtek
KPK Dalami Komunikasi Silmy Karim dengan Bos Kampung Rusia
Baca sumber ↗
Terakhir diperiksa 6 Nov 2026: tanggal terakhir kami mencari laporan baru tentang entri ini. Ini bukan jaminan tidak ada yang terlewat.