Ringkasan
Dirangkum hanya dari sumber yang dipublikasikan. Status tersangka atau penahanan bukan putusan bersalah. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Penafian
Hubungan2 hubungan langsung · 1 dugaan
Kasus & hukum
Kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023–2024Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham duduk sebagai terdakwa dalam sidang kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta.
- 2Detik27 Okt 2026
Auditor BPK Ungkap 18 Penyimpangan di Kasus Korupsi Kuota Haji
Hal itu disampaikan Ramadhani saat dihadirkan jaksa KPK sebagai ahli dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/10/2026). Duduk sebagai terdakwa dalam sidang ialah: SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT 1. Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas2. Mantan staf khusus Yaqut bernama Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex3. Ketum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba4. Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham
Baca sumber ↗ - 3Kompas.com29 Sep 2026
Sederet Bantahan Gus Alex di Sidang Kuota Haji: USD 1 Juta hingga Pansus Haji
Dalam perkara ini, KPK mendakwa empat terdakwa, yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mantan Staf Khusus Menteri Agama Isfah Abidal Aziz alias Gus Alex, Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham, serta Ketua Umum Kesthuri sekaligus Komisaris PT Raudhah Eksati Utama, Asrul Azis Taba.
Baca sumber ↗ - 5Detik11 Agu 2026
Gus Alex Didakwa Perkaya Diri Sendiri Rp 93,6 Miliar di Kasus Kuota Haji
Sebanyak tiga terdakwa kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 didakwa merugikan negara Rp 622 miliar. Jaksa mengatakan korupsi ini dilakukan para terdakwa bersama mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Sidang dakwaan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026). Tiga terdakwa tersebut ialah eks staf khusus Yaqut bernama Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham, dan Ketum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba.
Baca sumber ↗
Bisnis & jabatan
PT Makassar TorajaIsmail Adham adalah Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour).
- 4Detik12 Agu 2026
Terungkap Negara Rugi Rp 622 M Saat Yaqut Didakwa Kasus Kuota Haji
Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham
Baca sumber ↗ - 1Detik29 Okt 2026
Anwar Abbas Sebut Pembagian Kuota Haji Tambahan 50% Era Yaqut Keputusan Bijak
Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham
Baca sumber ↗ - 6Detik8 Jun 2026
Direktur Maktour Tersangka Kasus Kuota Haji Nangis Usai Ditahan KPK
Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham
Baca sumber ↗ - 7Liputan631 Mar 2026
Gus Alex Diduga Terima 30 Ribu USD dari Direktur Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
Direktur Operasional PT Makassar Toraja atau Maktour, Ismail Adham
Baca sumber ↗
Linimasa
2026
Ismail Adham terdakwa Kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023–2024
Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumberIsmail Adham direktur Operasional PT Makassar Toraja
Sumber7 sumber dari 3 penerbit
- 1DetikMedia massa29 Okt 2026Grup CT Corp
Anwar Abbas Sebut Pembagian Kuota Haji Tambahan 50% Era Yaqut Keputusan Bijak
Baca sumber ↗ - 2DetikMedia massa27 Okt 2026Grup CT Corp
Auditor BPK Ungkap 18 Penyimpangan di Kasus Korupsi Kuota Haji
Baca sumber ↗ - 3Kompas.comMedia massa29 Sep 2026Grup Kompas Gramedia
Sederet Bantahan Gus Alex di Sidang Kuota Haji: USD 1 Juta hingga Pansus Haji
Baca sumber ↗ - 4DetikMedia massa12 Agu 2026Grup CT Corp
Terungkap Negara Rugi Rp 622 M Saat Yaqut Didakwa Kasus Kuota Haji
Baca sumber ↗ - 5DetikMedia massa11 Agu 2026Grup CT Corp
Gus Alex Didakwa Perkaya Diri Sendiri Rp 93,6 Miliar di Kasus Kuota Haji
Baca sumber ↗ - 6DetikMedia massa8 Jun 2026Grup CT Corp
Direktur Maktour Tersangka Kasus Kuota Haji Nangis Usai Ditahan KPK
Baca sumber ↗ - 7Liputan6Media massa31 Mar 2026Grup Emtek
Gus Alex Diduga Terima 30 Ribu USD dari Direktur Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
Baca sumber ↗
Terakhir diperiksa 30 Okt 2026: tanggal terakhir kami mencari laporan baru tentang entri ini. Ini bukan jaminan tidak ada yang terlewat.