Benmer.wikiBetaCari tokoh, kasus, atau lembaga…⌘K
TokohLembagaPartaiKasus / peristiwaTerpidanaDitahanPenangguhan penahananMeninggal duniaDugaan (belum terbukti)Benang merah

Arahkan ke lingkaran untuk melihat hubungannya · klik untuk detail

Tokoh

Richard Erlangga

Tenaga Ahli Kepala BNPB saat itu

  • Ditahan sejak 14 Okt 2026
  • Belum ada putusan pengadilan
Laporkan

Ringkasan

Dirangkum hanya dari sumber yang dipublikasikan. Status tersangka atau penahanan bukan putusan bersalah. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Penafian

Hubungan1 hubungan langsung · 1 dugaan

Kasus & hukum

dana siap pakai bencana BNPBMenurut KPK, Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB saat itu, menjadi tersangka klaster kedua dugaan suap pengadaan menggunakan dana siap pakai bencana.Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumber
Dugaan · belum terbuktiKlaim, tuduhan, atau proses hukum yang belum diputus pengadilan. Tanggapan dan bantahan yang dilaporkan dicantumkan di bawah.
TanggapanSumber yang dikutip tidak memuat tanggapan.
  1. 1
    Detik27 Okt 2026

    7 Jam Diperiksa KPK, Sestama BNPB Ngaku Serahkan Dokumen ke Penyidik

    Pada klaster kedua, KPK menduga ada suap yang diberikan pihak swasta selaku vendor dalam pengadaan menggunakan dana siap pakai bencana. Ada empat orang yang menjadi tersangka dalam kasus klaster kedua ini, yakni: 1. Richard Erlangga (RIC) selaku Tenaga Ahli Kepala BNPB saat itu2. Gabriel Purwaka Sigit (GPS) selaku Kepala sekaligus PPK pada Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB;3. Syifa Nrika Ghifarin (SNG) selaku pihak swasta4. Gery Prasetiawan (GER) selaku pihak swasta.

    Baca sumber ↗
  2. 2
    Antara16 Okt 2026

    KPK ungkap identitas dan peran lima tersangka kasus dana BNPB

    Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, menyebut dua tersangka merupakan Tenaga Ahli Kepala BNPB, yakni Bima Setiawan (BMS) dan Richard Erlangga (RIC).

    Baca sumber ↗
  3. 3
    Katadata15 Okt 2026

    Korupsi Dana Darurat Bencana BNPB Diduga Sejak 2022, Ini Temuan KPK

    Pada 14 Oktober, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang anggarannya diduga bersumber dari dana siap pakai BNPB. Kelima tersangka tersebut adalah Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Suharyanto; Richard Erlangga, Tenaga Ahli Kepala BNPB; Gabriel Purwaka Sigit, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB; serta Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan dari pihak swasta.

    Baca sumber ↗
Buka halaman

Linimasa

2026

  1. Richard Erlangga tersangka dana siap pakai bencana BNPB

    Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumber

Sumber3 sumber dari 3 penerbit

  1. 1
    DetikMedia massa27 Okt 2026Grup CT Corp

    7 Jam Diperiksa KPK, Sestama BNPB Ngaku Serahkan Dokumen ke Penyidik

    Baca sumber ↗
  2. 2
    AntaraKantor berita16 Okt 2026Grup LKBN Antara

    KPK ungkap identitas dan peran lima tersangka kasus dana BNPB

    Baca sumber ↗
  3. 3
    KatadataMedia massa15 Okt 2026Grup Katadata

    Korupsi Dana Darurat Bencana BNPB Diduga Sejak 2022, Ini Temuan KPK

    Baca sumber ↗

Tanggal terakhir kami mencari laporan baru tentang entri ini. Ini bukan jaminan tidak ada yang terlewat.