Ringkasan
Dirangkum hanya dari sumber yang dipublikasikan. Status tersangka atau penahanan bukan putusan bersalah. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Penafian
Hubungan2 hubungan langsung · 0 dugaan
Kasus & hukum
Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Mandala Krida YogyakartaPengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Yogyakarta memvonis Heri Sukamto, Direktur Utama PT Permata Nirwana Nusantara, sembilan tahun penjara dan denda Rp400 juta dalam kasus korupsi proyek pembangunan Stadion Mandala Krida, serta mewajibkan pengembalian kerugian negara Rp27,5 miliar.
- 1Detik26 Jul 2025
Melihat Lagi Kasus Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida Jogja
Sedangkan Heri Sukamto divonis sembilan tahun penjara dan denda pidana Rp 400 juta, Heri juga diminta mengembalikan kerugian negara atas korupsinya sebesar Rp 27,5 miliar.
Baca sumber ↗ - 2Kumparan20 Okt 2023
KPK Tahan Tersangka Baru Korupsi Stadion Mandala Krida, Dedi Risdiyanto
Edy Wahyudi dan Sugiharto masing-masing divonis 8 tahun penjara dalam kasus ini. Heri Sukamto divonis 9 tahun penjara.
Baca sumber ↗
Bisnis & jabatan
PT Permata Nirwana NusantaraHeri Sukamto adalah Direktur Utama PT Permata Nirwana Nusantara.
- 3Katadata21 Jul 2022
KPK Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida
Direktur Utama PT Permata Nirwana Nusantara sekaligus Direktur PT Duta Mas Indah, Heri Sukamto
Baca sumber ↗
Linimasa
2023
Heri Sukamto divonis dalam Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta
2022
Heri Sukamto direktur Utama PT Permata Nirwana Nusantara
Sumber3 sumber dari 3 penerbit
- 1DetikMedia massa26 Jul 2025Grup CT Corp
Melihat Lagi Kasus Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida Jogja
Baca sumber ↗ - 2KumparanMedia massa20 Okt 2023Grup Kumparan
KPK Tahan Tersangka Baru Korupsi Stadion Mandala Krida, Dedi Risdiyanto
Baca sumber ↗ - 3KatadataMedia massa21 Jul 2022Grup Katadata
KPK Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida
Baca sumber ↗
Terakhir diperiksa 2 Nov 2026: tanggal terakhir kami mencari laporan baru tentang entri ini. Ini bukan jaminan tidak ada yang terlewat.