Benmer.wikiBetaCari tokoh, kasus, atau lembaga…⌘K
TokohLembagaPartaiKasus / peristiwaTerpidanaDitahanPenangguhan penahananMeninggal duniaDugaan (belum terbukti)Benang merah

Arahkan ke lingkaran untuk melihat hubungannya · klik untuk detail

Tokoh

Agus Riyanto

Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB

Laporkan

Ringkasan

Dirangkum hanya dari sumber yang dipublikasikan. Status tersangka atau penahanan bukan putusan bersalah. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Penafian

Hubungan1 hubungan langsung · 0 dugaan

Kasus & hukum

dana siap pakai bencana BNPBAgus Riyanto, Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB, diperiksa sebagai saksi dalam perkara korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB pada Rabu (28/10/2026).2 sumber
  1. 2
    Liputan628 Okt 2026

    KPK Periksa 4 Saksi soal Dugaan Imbalan Swasta di Kasus BNPB

    Dugaan tersebut berkaitan dengan perkara korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) BNPB periode 2024-2026. Pendalaman dilakukan melalui pemeriksaan terhadap empat saksi pada Rabu (28/10/2026). Mereka adalah Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto

    Baca sumber ↗
  2. 1
    Detik28 Okt 2026

    KPK Cecar Direktur BNPB terkait Pemberian dari Swasta di Kasus Dana Bencana

    KPK selesai memeriksa Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB, Agus Riyanto. KPK mencecar Agus terkait dugaan pemberian dari pihak swasta kepada pejabat BNPB di kasus penggunaan dana siap pakai (DSP) kebencanaan.

    Baca sumber ↗
Buka halaman

Linimasa

2026

  1. Agus Riyanto saksi dana siap pakai bencana BNPB

Sumber2 sumber dari 2 penerbit

  1. 1
    DetikMedia massa28 Okt 2026Grup CT Corp

    KPK Cecar Direktur BNPB terkait Pemberian dari Swasta di Kasus Dana Bencana

    Baca sumber ↗
  2. 2
    Liputan6Media massa28 Okt 2026Grup Emtek

    KPK Periksa 4 Saksi soal Dugaan Imbalan Swasta di Kasus BNPB

    Baca sumber ↗

Tanggal terakhir kami mencari laporan baru tentang entri ini. Ini bukan jaminan tidak ada yang terlewat.