Ringkasan
Dirangkum hanya dari sumber yang dipublikasikan. Status tersangka atau penahanan bukan putusan bersalah. Setiap orang dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Penafian
Hubungan7 hubungan langsung · 5 dugaan
Kasus & hukum
Handoko SetionoMahkamah Agung mengabulkan kasasi jaksa KPK terhadap Komisaris PT Arta Niaga Nusantara Handoko Setiono dalam perkara korupsi proyek peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu–Siak Kecil, Bengkalis (2013–2015); putusan itu berkekuatan hukum tetap dan ia dieksekusi ke lapas pada Juni 2022.
- 2Antara30 Jun 2022
KPK eksekusi dua terpidana korupsi proyek jalan di Bengkalis ke lapas
Dua terpidana masing-masing, yaitu Direktur PT Arta Niaga Nusantara (ANN) Melia Boentaran dan Komisaris PT ANN Handoko Setiono.
Baca sumber ↗ - 3Kumparan17 Jun 2022
Hukuman Koruptor Jalan di Bengkalis Diperberat MA: 4 Tahun Bui, Bayar Rp 114 M
Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan tim jaksa KPK terhadap dua orang terdakwa kasus korupsi. Keduanya adalah Komisaris PT Arta Niaga Nusantara (ANN) bernama Handoko Setiono dan juga Direktur PT ANN bernama Melia Boentaran.
Baca sumber ↗
Melia BoentaranMahkamah Agung mengabulkan kasasi jaksa KPK dan menghukum Direktur PT Arta Niaga Nusantara Melia Boentaran empat tahun penjara serta uang pengganti sekitar Rp114 miliar dalam perkara korupsi proyek peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu–Siak Kecil, Bengkalis (2013–2015). KPK mengeksekusinya ke lapas pada Juni 2022.
- 2Antara30 Jun 2022
KPK eksekusi dua terpidana korupsi proyek jalan di Bengkalis ke lapas
Dua terpidana masing-masing, yaitu Direktur PT Arta Niaga Nusantara (ANN) Melia Boentaran dan Komisaris PT ANN Handoko Setiono.
Baca sumber ↗ - 3Kumparan17 Jun 2022
Hukuman Koruptor Jalan di Bengkalis Diperberat MA: 4 Tahun Bui, Bayar Rp 114 M
Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan tim jaksa KPK terhadap dua orang terdakwa kasus korupsi. Keduanya adalah Komisaris PT Arta Niaga Nusantara (ANN) bernama Handoko Setiono dan juga Direktur PT ANN bernama Melia Boentaran.
Baca sumber ↗
Firjan TaufaKPK menetapkan staf pemasaran PT Wijaya Karya Firjan Taufa sebagai salah satu tersangka kasus korupsi empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis.
- 4Liputan617 Jan 2022
KPK Sita Rp 36 Miliar Terkait Korupsi Proyek Jalan Bengkalis
Hingga saat ini, KPK menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus korupsi empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis tersebut. Mereka yakni Project Manager PT Wijaya Karya Didiet Hartanto, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek peningkatan jalan di Bengkalis Tirtha Adhi Kazmi, staf pemasaran PT Wijaya Karya Firjan Taufa
Baca sumber ↗ - 5CNN Indonesia4 Sep 2021
3 Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis Ditahan KPK
Mereka ialah Project Manager PT Wijaya Karya (Persero), Didiet Hartanto; Staf Pemasaran PT Wijaya Karya, Firjan Taufa; dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tirtha Adhi Kazmi.
Baca sumber ↗ - 6Detik3 Sep 2021
KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Bengkalis
KPK menetapkan 3 tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan di Bengkalis, Riau. Kasus ini telah menyeret Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukminin sebagai tersangka. Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan ketiga tersangka itu di antaranya Project Manager PT Wijaya Karya, Didiet Hartanto (DH), staf pemasaran PT WIKA, Firjan Taufa (FT), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tirtha Adhi Kazmi (TAK).
Baca sumber ↗
Suryadi HalimSuryadi Halim alias Tando, kontraktor, ditetapkan sebagai tersangka dalam proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri.
- 4Liputan617 Jan 2022
KPK Sita Rp 36 Miliar Terkait Korupsi Proyek Jalan Bengkalis
Terakhir, proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri (multiyears) Tahun Anggaran 2013-2015 dengan nilai kerugian sekitar Rp 41 miliar. M. Nasir dan Suryadi Halim alias Tando (SH) selaku kontraktor ditetapkan sebagai tersangka dalam proyek tersebut.
Baca sumber ↗ - 8Kompas.com17 Jan 2020
KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis
Kemudian delapan orang kontraktor yaitu Handoko Setiono, Melia Boentaran, Tirtha Adhi Kazmi, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, Firjan Taufa, Victor Sitorus, dan Suryadi Halim.
Baca sumber ↗ - 1Detik10 Mei 2023
KPK Tahan Tersangka Korupsi Proyek Jalan Bengkalis, Rugikan Negara Rp 41 M
KPK menahan Komisaris PT Rimbo Peraduan bernama Suryadi Halim. Suryadi diketahui merupakan salah satu tersangka dari kasus korupsi pada proyek peningkatan Jalan Lingkar di Pulau Bengkalis tahun anggaran 2013-2015.
Baca sumber ↗
Didiet HartantoKPK menetapkan Project Manager PT Wijaya Karya Didiet Hartanto sebagai salah satu tersangka kasus korupsi empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis.
- 4Liputan617 Jan 2022
KPK Sita Rp 36 Miliar Terkait Korupsi Proyek Jalan Bengkalis
Hingga saat ini, KPK menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus korupsi empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis tersebut. Mereka yakni Project Manager PT Wijaya Karya Didiet Hartanto
Baca sumber ↗ - 5CNN Indonesia4 Sep 2021
3 Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis Ditahan KPK
Mereka ialah Project Manager PT Wijaya Karya (Persero), Didiet Hartanto; Staf Pemasaran PT Wijaya Karya, Firjan Taufa; dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tirtha Adhi Kazmi.
Baca sumber ↗ - 6Detik3 Sep 2021
KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Bengkalis
KPK menetapkan 3 tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan di Bengkalis, Riau. Kasus ini telah menyeret Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukminin sebagai tersangka. Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan ketiga tersangka itu di antaranya Project Manager PT Wijaya Karya, Didiet Hartanto (DH), staf pemasaran PT WIKA, Firjan Taufa (FT), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tirtha Adhi Kazmi (TAK).
Baca sumber ↗
Tirtha Adhi KazmiKPK menetapkan Tirtha Adhi Kazmi, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek peningkatan jalan di Bengkalis, sebagai salah satu tersangka kasus korupsi empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis.
- 4Liputan617 Jan 2022
KPK Sita Rp 36 Miliar Terkait Korupsi Proyek Jalan Bengkalis
Hingga saat ini, KPK menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus korupsi empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis tersebut. Mereka yakni Project Manager PT Wijaya Karya Didiet Hartanto, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek peningkatan jalan di Bengkalis Tirtha Adhi Kazmi
Baca sumber ↗ - 5CNN Indonesia4 Sep 2021
3 Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis Ditahan KPK
Mereka ialah Project Manager PT Wijaya Karya (Persero), Didiet Hartanto; Staf Pemasaran PT Wijaya Karya, Firjan Taufa; dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tirtha Adhi Kazmi.
Baca sumber ↗ - 6Detik3 Sep 2021
KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Bengkalis
KPK menetapkan 3 tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek jalan di Bengkalis, Riau. Kasus ini telah menyeret Bupati Bengkalis nonaktif Amril Mukminin sebagai tersangka. Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan ketiga tersangka itu di antaranya Project Manager PT Wijaya Karya, Didiet Hartanto (DH), staf pemasaran PT WIKA, Firjan Taufa (FT), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tirtha Adhi Kazmi (TAK).
Baca sumber ↗
Victor SitorusKPK menetapkan Victor Sitorus, kontraktor, sebagai salah satu dari 10 tersangka terkait 3 proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis.
- 7Kumparan5 Feb 2021
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis
Dalam perkara ini, KPK sudah menetapkan 10 tersangka, termasuk Handoko dan Melia. Para tersangka dijerat terkait 3 proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis. Delapan tersangka lainnya adalah: mantan Kepala Dinas PU Bengkalis, M Nasir; Tirtha Adhi Kazmi selaku PPTK; I Ketut Surbawa selaku kontraktor; Petrus Edy Susanto selaku kontraktor; Didiet Hadianto selaku kontraktor; Firjan Taufa selaku kontraktor; Victor Sitorus selaku kontraktor; dan Suryadi Halim alias Tando selaku kontraktor.
Baca sumber ↗ - 8Kompas.com17 Jan 2020
KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis
Kemudian delapan orang kontraktor yaitu Handoko Setiono, Melia Boentaran, Tirtha Adhi Kazmi, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, Firjan Taufa, Victor Sitorus, dan Suryadi Halim.
Baca sumber ↗
Linimasa
2022
Handoko Setiono divonis dalam Kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis (2013–2015)
Melia Boentaran divonis dalam Kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis (2013–2015)
2020
Victor Sitorus tersangka Kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis (2013–2015)
Dugaan: belum terbukti di pengadilan2 sumberFirjan Taufa tersangka Kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis (2013–2015)
Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumberSuryadi Halim tersangka Kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis (2013–2015)
Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumberDidiet Hartanto tersangka Kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis (2013–2015)
Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumberTirtha Adhi tersangka Kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis (2013–2015)
Dugaan: belum terbukti di pengadilan3 sumber
Sumber8 sumber dari 6 penerbit
- 1DetikMedia massa10 Mei 2023Grup CT Corp
KPK Tahan Tersangka Korupsi Proyek Jalan Bengkalis, Rugikan Negara Rp 41 M
Baca sumber ↗ - 2AntaraKantor berita30 Jun 2022Grup LKBN Antara
KPK eksekusi dua terpidana korupsi proyek jalan di Bengkalis ke lapas
Baca sumber ↗ - 3KumparanMedia massa17 Jun 2022Grup Kumparan
Hukuman Koruptor Jalan di Bengkalis Diperberat MA: 4 Tahun Bui, Bayar Rp 114 M
Baca sumber ↗ - 4Liputan6Media massa17 Jan 2022Grup Emtek
KPK Sita Rp 36 Miliar Terkait Korupsi Proyek Jalan Bengkalis
Baca sumber ↗ - 5CNN IndonesiaMedia massa4 Sep 2021Grup CT Corp
3 Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis Ditahan KPK
Baca sumber ↗ - 6DetikMedia massa3 Sep 2021Grup CT Corp
KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Bengkalis
Baca sumber ↗ - 7KumparanMedia massa5 Feb 2021Grup Kumparan
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis
Baca sumber ↗ - 8Kompas.comMedia massa17 Jan 2020Grup Kompas Gramedia
KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis
Baca sumber ↗
Terakhir diperiksa 1 Nov 2026: tanggal terakhir kami mencari laporan baru tentang entri ini. Ini bukan jaminan tidak ada yang terlewat.